seperti hati yang tak punya mulut dan mata untuk berbicara dan melihat layaknya seperti mulut dan mata yang tak punya hati hingga tak tau menuangkan rasa. Karena semuanya hidup pada ketidaksempurnaan makhluk paling sempurna, manusia.
seperti hati yang tak punya mulut dan mata untuk berbicara dan melihat layaknya seperti mulut dan mata yang tak punya hati hingga tak tau menuangkan rasa. Karena semuanya hidup pada ketidaksempurnaan makhluk paling sempurna, manusia.
0 komentar:
Posting Komentar