Minggu, 26 Desember 2010

. . .

| Minggu, 26 Desember 2010 | 0 komentar

Detak jantung itu bagai penanda waktu. kehidupan itu dimulai atas kuasa Nya yang Esa, merah darah mengalir ke seluruh tubuh hingga manusia dalam raga menjadi bagian dari kehidupan. Jantung memompakan darah berdetak menghidupi raga yang begitu rapuh tanpa nya.

Manusia hingga sadarnya adalah binatang binatang sempurna atas akal dari nafsu nya itu diciptakan berpasangan pria dan wanita. Mereka sungguh berbeda, pria dan wanita saling tidak memahami, karena mereka bukan satu tapi dua.

Wanita ingin tahukah kamu bahwa pria itu sebenarnya sama dengan mu coba dekatkan telinga mu, kamu akan mendengar bahwa dia itu manusia, menyadarkan mu dia makhluk yang sama sepertimu walau kau bilang berbeda, lebih beruntung kamu mungkin kamu akan tau apa rasa yang tercipta dari nya untuk mu karena pria makhluk yang begitu jujur tidak dalam lisan, yang mempunyai kebajikan dan kemurka an. Namun pria, jangan lah kamu mendengarkan detak jantung wanita, detak jantung wanita begitu kosong dan hampa karena setahu ku wanita itu begitu pandai menipu rasa,tapi dengarkanlah kehidupan lain suatu waktu nanti pada rahimnya yang tercipta sesungguhnya itu yang perlu kamu dengarkan anugrah yang akan tercipta dari yang Esa agar kamu sadar akan wanita mu.

Keindahan manusia, binatang paling sempurna dalam fana.

0 komentar: