Kamis, 29 April 2010

Menulis menulis menulis membaca membaca menyampah menyampah SAMPAH!

| Kamis, 29 April 2010 | 0 komentar


Sampah membuang dibuang terbuang, buang. Semuanya yng “buang” itu sampah. Tiap hari kita nyampah, buang air, buang tinja, buang kentut, buang ludah, buang kalimat, dan buang sampah. Terlalu semrawut padahal kosong, kebuntuan kali ini yakkk ah enggak keterbatasan pengetahuan ini mah.
Akhir akhir ini gw membutuhkan waktu sekitar 30menit untuk mandi dan ini sangat sangat lama sekali dalam sejarah mandi hari an gw. Dan di kamar mandi begitu kosong gak ada yang dipikirin, gak menghasilkan sebuah pikiran juga. Dulu gw bisa mandi dengan “sangat cepat” sekitar 5 menitan doang dan intensitas mandi gw tidak terlalu banyak, tapi di dalam kamar mandibesa secara spontan gw menemukan ide ide, gagasan gagasan atu pemikiran pemikairan spontan baik sebuah lelucon sampah, maupun ide ide ke kegiatan gw. Perubahan yang gak biasa dan coba gw korek korek lagi seperti gw sekarang terlalu ribet dengan kulit, rambut dan kuku sebuah pertanda gak sehat dalam kegiatan spontanitas terdahulu gw. Tanpa sadar itu terjadii entah si h itu semua da pengaruhnya apa emnggak cuman gw ngerasa kosong dan penuh ragu ragu saja.

Pengetahuan gw sempit, otak gw pelupa, gw gak peka akan tanda tanda yang kalian lakukan, hidup gw gak teratur dan gw merasa tidak terlihat. Tapi saat ini gw di tuntut melawan keterbatasan gw, semuanya kegiatan gw akhir akhir ini begitu HARUS diatur pertama pergulatan konsep spa yang menajongkan yang berujung ujung malah bukan kaya sebuah KONSEP malah cuma kayak data keadaan bangunan, atau proposal sampah. Kampret! Kalo ada yang ngomong sekolah arsitektur itu kerjaanya gambar doang pengen gw sayat sayat rasanya, prett. Pergulatan KONSEP sama “ibu ibu itu” yang dibahas dari nyusun kalimatnya, bahasanya, penatanya asli keburu males jadi masuk ke desainnya karena gak ada landasan KONSEP yang coba gw pikirin. Dan tuntutan TOR spa6 ini juga yang mengHARUS kan membuat gedung 10lt dan ketika gw mengajukan judul dan ya distujuin dan berjalan jalan dalam “konsep” yang tapi gw gak pernah ngerti omongan si ibu ibu itu diskusi diskusi yang alot. Kedua keterikatan dalam sebuah organisasi, dari dulu emang gw gak suka sama sebuah organisasi terstruktur karena struktur organisasi sebuah organisasi itu SAMPAH! cuma pemilhan “kambing hitam” dalam sebuah kegiatan gw lebih suka perkumpulan tanpa ada yang meimpin maupun dipimpin tapi gw suka jadi pencetus kegiatan tanpa ada yang mengharuskan gw kapan, apa dan bagaimana gw mencetuskan apa yang ingin gw cetuskan. Kegagalan berorganisasi gw udah banyak kalo mau liat kebalakang, tapi lagi lagi gw mengulangnya masih terlibat dalam sebuah organisasi. Ketiga gw lupa dimana orang rumah berada, apakah no tlpon orang rumah udah ganti atau gw SALAH PENCET (yang ini agak males nyritainya).

Tapi semua hal diatas bukan jadi pikiran bagi gw SAAT INI, cuma sesuatu yang sedang terjadi saja. Mungkin AKAN gw pikirkan beberapa waktu lagi.

&!$^#*(*())!!&@^%%#%$*((@))@)*&#%%$
gw butuh teman diskusi yang gak mengajari, memberitahu, mengatur arah tapi bercerita tentang pikiran nya.

0 komentar: