Rabu, 18 Maret 2009

| Rabu, 18 Maret 2009 | 0 komentar


Berjalan terus kea rah timur tetap di sepanjang city walk Slamet Riadi adaderetan patung pada dinding dindingnya, dimana deretan patung patung itu akan mengarah ke Taman/GOR Sriwedar. Taman/GOR tersebut merupakan sebuah pendopo, atau tempat pertunjukan pertunjukan seni kaya teater dan olah raga, untuk sementara waktu pasar Tri Windu di pindahkan di sini karena sedang mengalami pemugaran. Pada saat saya dating sekitar pukul 1 siang, keadanya cukup sepi dan sedang tidak ada pertunjukan maupun acara olah raga lainnya. Terkadang diaadakan pasar malam pada hari hari tertentu. Di sayap berikutnya pun masih terdapat beberapa deretan patung patung lagi seperti patung Nakul & Sadewa, Arjuna, Rama, Shinta dll.

Selanjutnya ada Graha Wisata Niaga, tp gw belum pernah masuk ke sana, entah isinya apa, tp dari luar sepi sepi aja gak ada tanda tanda buka. Di samping nya persis ada tempat panduan tour untuk para turis mancanegara.



Dan seblahnya persis juga ada Museum Radya Pustka, tempat penyimpanan benda benda bersejarah kota solo. Yang mencertakan proses perkembangan manusia kota solo menuju peradaban, berupa situs situs, alat masak dan lain sebgainya. Di dalam museum di larang memfoto foto tapinya.

-bersambung

0 komentar: