Selasa, 20 Januari 2009

Balada Satu Jam di Jogja 2

| Selasa, 20 Januari 2009 | 0 komentar

pemeran: JAnitra,, Vagasta, Melvina, Wina Astarina,mr.N,mr.X

http://pidipidipoop.blogspot.com/2008/12/balada-satu-jam-di-jogja.html
episode sebelumnya, tinggal copy paste aja tulisan di atas di addres.
tererngkyou.


Di salah satu stasiun di kota Jogjakarta, yaitu stasiun TUGU kami akhirnya bertemu dengna wia astarina secara langsung sejak ke menghilangan dia sewaktu melvina sedang di kotakk kaca itu. Dia dan kami menghampiri saling untuk berjumpa. melvina dengan tas ransel hitamnya, janitra dengn tas selendong hitamnya yang di alih bawakan oleh vagasta, vagasta dengan tas selempang yang mengankut selogsonga kertas kertas menuju masa depan yag di bugkus kardusan tisu gulungan juga tas jinjing pindahan warna coklatnya yang juga di alaih bawakan ke janitra, wina astarina dengan career nya, dan. . . dan. . . dan. . . SIAPA ITU? pria membawa tas punggung dengan rupa menyerupai wina astarian dan berjala bersama astarina. ternyata pria itu setelah di telaah lebih lanjut adalah isteri dari wina astarina. hemmm . . . maksud saya suaminya maksudnya.

Menunggu senjut ceria bersama di salah satu pinggiran satasiun TUGU, ohh indahnya,huekk.

Senjut ceria pun datang, kami berlima ternyata berada dalam gerbong yang sama. hanya di kursi yang cukup berjauhan. janitra, vagasta, dan melvina menjaga WC belakang dan Wina Astarina dan mr.N (maaf namanya belum terdeteksi dengn jelas, lengkap, dan belum adanya persetujuan dari pihak yang bersangkutan) mengepung WC bagian depan. kami bertiga untukk membunuh sepi di kereta berbincag bincang tentang dunia perkembangan pertelevisian Indonesia dari mulai cartoon masa muda (cardpecter sakura, weding pich (vagasta ahlinya), p-man, dragon ball, sailor moon,doraemon dll) , sinetronn di SCTV yag ngezoom satu satu pemainya pas dialog sampai sietro dubing yang ada uler berkepala manusia atau jogedan jogedanya itu. namun kami tidak tahu apa yag wina astarina dan mr.N lakukan.haihaihaiaaaaaa. . .

Sekitar pukul 1 dini hari, sedang sedikit terlelap di senjut ceria kami bertiga di kejutkan degn suara wina astaraina yang kurag lebih berkata "duluan yaaaaa. . .", dengn tersipu sipu melvina pun menggoyang goyangkan tangannya dan berkata " dadaah. . ." lalu perpisahan singkat itu memisahkan kami dan wina astariana, lalu bberapa menit kemudian vagasta berkata "wina barusan turun ya?" hanya mengangguk dan menahan sedih melvina menjawab pertanyaan vagasta. janitra pun dengn setengah sadar melakukanya.


04:40(he, sekitar jam segitu lah)
Senjut ceria menghampiri satasiu jakarta. plat palt kendaraan bermotor pun beruba jd B 0000 BB. tanda tanda kereta akan berhenti membuat kami terjaga dan berkemas sebelum kereta itu berhenti (maklum hasrat ingin pulang). kereta berhenti, dengn semangat 45 lebih 1 kami berhamburan keluar besi bergerak itu (kertea api).

Berhamburan di stasiun Jatinegara, membuat rasa ingin berlumpatan yihaa. . .

Vagasta sibuk ber semees (sms) dengn sesorang yang janitra dan melvina sepertinya tidak mengenalinya. lalu beberapa menit kemudian datanglah seorang pri sebaya lalu bersalaman deng vagasta. kami perlahan laha di perkenalkan dengan pria itu oleh vagasta.(lupa namanya, muup, panggil mr.X aja ya). sembari menunggu rada siangn kami berduduk duduk menunggu sampai jam setengah enam barulah kami berhamburan ke luar stasuin jatinagara.

Keluar dari stasiun jatinegara kami di sibukan menunggu metromini 54. cukup lama kami menunggu kebanyaken angkot lain yang berseliweran tapi kami teteap setia meunggu 54 tak tergoda dengan angkotan lainya.

Setelah beberapa ratus menit kemudian 54 yang ditunggu tunggu pun datang. kami berbaris menaikinya. avagasta dn mr.X itu duduk di belakang, Janitra di tegah, dan melvina juga ditengah tetapi beda kursi namun sederet. keadaan metromini itu perlahan menjadi ramai. sampai ada ibu ibu yang duduk di sebelah melvina.

Berjalan menyusuri pagi jakarta timur dari jatinegara melewati sepanjang kali malang. masih pagi, masih lapar, masih mata ingin bertemu bantal. stelah beberapa menit jaitra menyadari kapan ia akan turun. melvina bisa turun dimaa saja tidak masalh, dan vagasta dan mr.X tidak terjadi komunikas akan turun di mana karena posisi kita cukup jauh untuk melkukan komunikasi langsung.

Sampai suatu ketika janitra memberhrntikan metromini 54 dengn cukup mengkagetkan melvina. lau dengn secepat kilat metromini itu berheti begitu pula berjalan kembali. melvina yag berencana akan turun bareg janitra pun terhenyak.

apakah melvina akhirnya turun di tempat saat janitra turun?
semua masih sebuah teka teki

Ttunggu episode berikutnya di end episode Balada Satu Jam di Jogja 3.

besok Episode akhir loh!

0 komentar: